Wednesday, 30 October 2013

RUMAH DIJUAL DI KEDIRI JAWA TIMUR

            Dijaman yang serba canggih seperti sekarang ini tentunya untuk mencari informasi rumah dijual bukanlah hal yang sulit. Informasi tersebut sekarang mudah sekali didapat, mulai dari info dari teman, info dari surat khabar ataupun info dari internet.

             Info lewat surat khabar di Kediri, ada 2 surat khabar yang paling populer di Kediri , yaitu : Memorandum Kediri dan Radar Kediri / Jawa Pos. Memorandum Kediri , pangsa pasarnya menurut saya lebih banyak ke ekonomi menengah-kebawah, sedangkan Radar Kediri pangsa pasarnya lebih banyak ke ekonomi menengah keatas

              Info lewat internet : ada dua situs paling terkenal , yaitu : Toko bagus.Com dan Berniaga.Com.
Ada juga beberapa situs yang lain seperti Rumah123.com , OLX , Rumah.com , Bekas.Com dll.
Anda juga bisa melihat di blog kami di blog kami : Toko Properti Kediri , semoga sesuai dengan yang anda cari.
                Sekian dulu , semoga bermanfaat

CARA CEPAT KAYA


cara cepat kaya




            Semua orang tentunya ingin kaya , siapa sih orang yang mau memilih dengan sadar untuk jadi orang miskin. Karena dengan kekayaan dan uang berlimpah apapun yang kita inginkan semuanya akan terasa mudah, mulai dengan rumah mewah, mobil bagus , bahkan pekerjaan dan jabatanpun bisa kita beli dengan uang.

            Berikut ini  cepat untuk meraih kekayaaan , tanpa susah payah :
1. Minta warisan mertua / orang tua. Kalau mertua / orangtua kaya tentu dengan dapat warisan     kita bisa langsung kaya.
2.Cari Pesugihan atau memelihara tuyul atau babi ngepet
3.Merampok Bank

              Tetapi cara - cara diatas tentunya tidak sesuai dengan norma , agama, hukum dan hati nurani kita.
Jadi intinya tidak ada kekayaan yang bisa diraih dengan cara instan dan mudah. Karena semua itu butuh proses. Semua harus dimulai dari nol. 

               Bukanlah berapa jumlah kekayaan yang kita miliki, tetapi bagaimana kita mendapatkan kekayaan itu. Apalah artinya kalau kita bisa kaya, tetapi menghalalkan segala cara dan menghilangkan hati nurani dan kemanusiaan kita. Menjadi kaya itu artinya kita harus menjadi berkah dan manfaat bagi orang lain. Kalau kita kaya, maka sebagian dari rejeki kita adalah haknya : Yatim piatu, fakir miskin dan orang lain yang butuh pertolongan kita

               Sekarang ini banyak orang orang pintar yang menjual mimpi kepada kita dengan  membuat seminar seminar dengan iming-iming yang sangat menjanjikan. Kita berhati-hati , karena kekayaan belum tentu kita dapat, tetapi kita malah harus membayar mahal untuk seminar atau beli buku dari orang-orang pintar tersebut.

               Sadarlah wahai saudaraku : Hidup ini penuh perjuangan. Tidak ada kekayaan yang bisa didapat dengan semudah membalik telapak tangan. Semua butuh perjuangan, pemikiran, semangat dan kerja keras. Keinginan cepat kaya hanya menjadikan kita menjadi orang yang mudah dibodohi dan ditipu orang lain. Kalau kita sering mendengar dan melihat Berita. Berapa kali kita mendengar , berapa banyak orang yang setress karena tertipu iming-iming investasi bodong. Dan berapa kali kita mendengar atau melihat banyak orang yang tertipu dengan iming-iming hadiah palsu yang pada ujungnya hanyalah kedok penipuan. Saya rasa banyak juga orang-orang yang ikut seminar seperti yang saya sebutkan diatas (Baca :SEMINAR BIKIN PINTAR ATAU BODOH)  , ujung-ujungnya akan kecewa dengan hasil yang didapat.

               Mudah-mudahan bermanfaat

HATI-HATI MEMILIH DEVELOPER



 Cukup  sulit menentukan developer/pengembang perumahan yang baik, apalagi kamu pemain baru dalam hal membeli rumah dalam perumahan. Berikut ada beberapa tips menarik , bagaimana memilih developer yang baik, agar kamu tidak menyesal kemudian hari.

                Cara paling mudah adalah dengan memilih developer yang reputasinya baik dan jelas asal usulnya. Caranya bisa survey atau tanya ke tempat perumahan yang telah dibangun. Lihat dulu contoh rumah yang akan kamu beli. Biasanya pengembang memiliki rumah contoh. Jangan pilih pengembang yang tidak memiliki rumah contoh.

                Pastikan fasilitas perumahan telah terpenuhi terlebih dahulu. Pengembang yang baik akan memberikan/membangun fasilitas perumahan di awal atau sebelum menawarkan perumahannya. Misalnya jalan, pos satpam, taman,dll.

               Pilih pengembang yang sudah menjalin kerjasama dengan beberapa bank yang menangani KPR,karena akan semakin mudah membantumu untuk pengajuan KPR
Pilih pengembang yang mempunyai konsep perumahan yang jelas,yaitu dengan perumahan yang bisa disebut 3 S yaitu ( Satu warna,Satu muka,Satu bentuk ) di dalam satu lokasi. Karena perumahan akan terlihat rapi dan akan mengurangi kecemburuan sosial nantinya sesama warga, itu juga sebagai gambaran pengembang yang memerhatikan calon penghuni perumahan untuk jangka panjang dan tidak meninggalkan konsep perumahan dari awal.
Pilih pengembang yang memiliki manajemen yang baik dan terprogres semua pekerjaan dari awal pembangunan rumah sampai akhir.
Pastikan pengembang telah mengurus perijinan dengan mengecek ke pihak terkait. Jangan asal percaya pada pengembang.
Pilih pengembang yang memiliki kepastian pengembangan perumahan ke depan.
Pilih pengembang yang memiliki kepastian serah terima kunci selesainya pembangunan perumahan. Tips bagi yang sudah terlanjur atau terpaksa memilih pengembang yang kurang baik (karena harga yang ditawarkan lebih murah, dsb). Kamu bisa melakukan:

           Bentuk semacam forum/paguyuban warga perumahan yang sudah ada.
Bicarakan keluhan tentang pengembang pada forum.
Lakukan koordinasi dengan pengembang.
Secara rutin, sampaikan keluhan warga ke pengembang.
Bila tidak berhasil, kirim beberapa perwakilan untuk membicarakan ke pengembang.
 Jika tidak berhasil, datangi pengembang dengan semua warga perumahan.
 Ulangi langkah-langkah tadi secara rutin
 Biasanya akan ada perbaikan atau tindakan dari pengembang.
 Jangan terlebih dahulu menulis ke media, karena pengembang bisa saja lari dan tidak bertanggung jawab sebab biasanya kita kalah dalam hal perjanjian di awal.
    Kalau semua mentok, bisa tempuh jalur hukum sesuai dengan perjanjian awal. Selamat memilih pengembang!
   
    Sumber : koranjitu.com

CARA TEPAT PILIH CAT RUMAH



Satu sudut ruangan di rumah/ilustrasi
Satu sudut ruangan di rumah/ilustrasi

 Warna cat rumah itu tak bisa sekadar dibayangkan saja. Adakalanya, warna yang diidam-idamkan itu begitu dibalurkan di dinding menghasilkan pancaran warna yang tak sesuai imajinasi. Berikut ini  tujuh butir tips untuk menghindarkan 'kecelakaan' itu:

* Pilih warna cat yang sesuai dengan karakter dan selera Anda. Sebab Anda yang akan tinggal dalam rumah itu sehari-harinya. Konsultan hanya memberikan saran saja.

* Kalau belum yakin benar, beli dulu cat dengan ukuran kaleng kecil. Coba dulu pada permukaan dinding, jika sudah pas di hati, Anda dapat menambahnya dengan ukuran cat yang lebih besar.

* Untuk ruang-ruang yang sering dilalui orang atau ruang bermain anak-anak, disarankan menggunakan cat bersifat glossy atau satin. Permukaan dinding akan menjadi lebih licin sehingga mudah dibersihkan dengan lap basah dan air sabun.

* Dinding kamar mandi pun bisa dicat dengan menggunakan bahan glossy ini karena juga bisa menghasilkan permukaan yang kedap air.

* Jangan menggunakan bahan glossy untuk mencat plafon karena akan membentuk cermin dan bisa mengganggu suasana.

* Usahakan pengecatan itu dilakukan setelah acian dinding kering benar, yaitu minimal 30 hari. Ini akan menghasilkan pengecatan yang berkualitas dan lapisan cat tak mudah retak-retak.

* Jangan melakukan pengecatan jika hari hujan, walau untuk ruang dalam sekalipun. Kondisi dengan kelembaban tinggi ini akan membuat hasil pengecatan tak sempurna.

Sumber :   REPUBLIKA.CO.ID,

CARA MEMBELI RUMAH DENGAN KPR

 Memiliki rumah sendiri kini bukan lagi sesuatu yang
sulit, karena ada fasilitas kredit pemilikan rumah  yang diberikan oleh kalangan perbankan yang biasa disebut Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

KPR adalah suatu fasilitas kredit yang diberikan oleh perbankan kepada para nasabah perorangan yang akan membeli atau memperbaiki rumah.

Di Indonesia, saat ini dikenal ada 2 jenis KPR. Berikut penjelasannya seperti disarikan dari situs Bank Indonesia, Memiliki Rumah Sendiri dengan KPR,
1. KPR Subsidi
Yaitu, suatu kredit yang diperuntukan kepada masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan atau perbaikan rumah yang telah dimiliki.

Bentuk subsidi yang diberikan berupa subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah.

Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini. Secara umum batasan yang ditetapkan oleh pemerintah dalam memberikan subsidi adalah penghasilan pemohon dan maksimum kredit yang diberikan.

2. KPR Non Subsidi
Yaitu, suatu KPR yang diperuntukan bagi seluruh masyarakat. Ketentuan KPR ditetapkan oleh bank, sehingga penentuan besarnya kredit maupun suku bunga dilakukan sesuai kebijakan bank yang bersangkutan.

Dengan mengambil KPR, maka keuntungan yang bisa didapat adalah :
− Nasabah tidak harus menyediakan dana secara tunai untuk membeli rumah. Nasabah cukup menyediakan uang muka.
− Karena KPR memiliki jangka waktu yang panjang, angsuran yang dibayar dapat diiringi dengan ekspektasi peningkatan penghasilan.

Apa saja yang perlu dipersiapkan agar pengajuan KPR bisa disetujui pihak bank?

Sumber .Okezone.com.

Tuesday, 29 October 2013

TIPS AMAN BELI RUMAH

Membeli barang berharga, seperti rumah dan kendaraan pada dasarnya hanya membutuhkan dua hal: kesiapan materi dan psikologis pemiliknya. Keterbatasan biaya, bisa diatasi dengan solusi lain seperti pinjaman dan fasilitas cicilan. Di sinilah proses pembelian mulai rumit dan panjang.

Sebelum bertransaksi, Anda bisa mempersiapkan diri dengan memenuhi beberapa hal yang juga bisa jadi bahan pertimbangan bagi anak muda untuk mulai mempertimbangkan hidup mandiri atau berinvestasi.
Kesiapan finansial
Sebelum mengambil keputusan apapun, bahkan sebelum mulai mencari properti, pastikan dulu mengenal posisi dan kondisi finansial Anda. Mulai dari berapa simpanan uang, modal bergerak dan tidak bergerak yang sudah dimiliki, besaran penghasilan, dan kesanggupan membayar. Semua ini akan berpengaruh pada surat-surat, pajak, dan ketentuan lain yang harus Anda penuhi.

Konsultasikan dengan orang yang ahli di bidangnya. Anda bisa berkonsultasi dengan konsultan properti, spesialis personal loan atau pinjaman pribadi di bank, atau bankir yang Anda dipercaya.
Mengetahui aset yang Anda miliki sangat penting. Terutama jika ingin mengajukan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Setelah itu, ketahui properti seperti apa yang Anda inginkan. Harga dan ukuran properti akan berpengaruh pada besaran uang muka dan kewajiban Anda mencicil.
Ingat juga bahwa Anda mungkin ingin mempercantik rumah di masa depan atau dalam waktu tidak terlalu lama setelah transaksi pembelian rumah. Selalu sediakan dana cadangan untuk melindungi Anda dari biaya-biaya darurat menghadapi masalah atau bencana. Asuransi juga bisa menjadi pilihan yang bisa menyelamatkan Anda dari keadaan darurat. Hanya, perhatikan dengan baik ketentuan premi yang Anda beli.
Alasan membeli rumah
Siap secara finansial tidak secara otomatis membuat Anda siap secara psikologis. Sebelum memutuskan akan membeli rumah tinggal, tanyakan pada diri sendiri tujuan membeli rumah. Tujuan ini bisa membantu Anda memilih bentuk, karakter, dan lingkungan rumah yang tersedia di pasar properti atau membangun rumah dari awal sesuai kebutuhan. 
Misalnya, Anda sudah berkeluarga dan berencana membesarkan anak di lingkungan rumah baru. Anda tentu akan mencari rumah dengan lingkungan yang relatif aman, memiliki fasilitas luar ruang untuk berolahraga dan bermain, serta dekat dengan sekolah. Berbeda dengan Anda yang masih lajang dan ingin tinggal di tengah kota. Pastikan memahami dengan baik alasan Anda membeli rumah agar dapat mencapai tujuan tersebut.
Alasan, tujuan, dan kebutuhan akan "mendikte" keputusan Anda memilih jenis rumah (tapak atau vertikal), ukuran, dan lokasi. Berhati-hatilah dalam memilih. Pasalnya, pilihan tersebut akan berpengaruh juga pada kenyamanan, biaya yang akan dikeluarkan di masa depan, dan konsekuensi lainnya.
Ketahui konsekuensinya
Pilihan Anda akan memiliki konsekuensi. Baik itu membeli rumah baru atau bekas pakai, di tengah kota atau di pinggir kota, rumah tapak atau apartemen. Membeli rumah baru dan rumah bekas pakai memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Jika membeli rumah bekas pakai, pastikan Anda mengecek kondisi rumah tersebut secara mendetil dengan bantuan ahli. Jangan sampai, ketika pindah ke rumah tersebut, Anda baru mengetahui bahwa plafon rumah sudah rapuh karena rayap.
Membeli rumah baru dari pengembang atau membangun sendiri rumah Anda bukannya tanpa masalah dan konsekuensi tersendiri. Apapun pilihan Anda, pastikan mengetahui kelebihan dan kekurangannya sebelum menetap di dalam rumah tersebut.

Sumber :
www.kompas.com

Monday, 21 October 2013

SEMINAR BIKIN PINTAR ATAU BODOH

          Sekarang ini banyak sekali banyak sekali seminar yang membuat orang yang ikut seminar  bermimpi, setelah ikut seminar langsung kaya, sukses dan berhasil meraih impiannya.
Siapa sih orangnya yang gak mau kaya dan sukses. Tentunya kalau kita ditanya : " Siapa yang mau cepat Kaya ? " Yang pasti hampir semua orang akan menjawab : "Saya".
          
        Tetapi sebenarnya tidak ada kesuksesan yang diraih dengan cepat/instan. Karena semua itu butuh waktu, kerja keras dan pengorbanan. Jadi kita harus berhati-hati dengan iming-iming yang berlebihan , baik dari orang yang terkenal maupun dari orang yang tidak kita kenal. Karena jaman sekarang banyak orang menghalalkan segala cara untuk meraih kekayaan / kesuksesan.
            Pemikiran seperti itu, bagi saya adalah tidak masuk akal . Jangankan beli rumah, beli terasipun anda harus punya uang. Bahkan KPRpun uang mukanya harus anda yang bayar, tidak semua dibayar oleh bank. 
            Gara-gara banyak seminar-seminar yang sangat menjanjikan seperti diatas. Agen Properti adalah yang paling pusing melayani orang-orang hasil didikan seminar tersebut. Banyak orang orang hasil seminar yang datang ke Kantor Properti , kemudian menyampaikan seperti ini : "Pak/Bu tolong saya dibantu dicarikan rumah, yang kalau saya jaminkan di Bank, saya tidak perlu keluar uang , tapi malah saya dapat susuk /uang kembalian " Wah gila nggak cara berfikir seperti itu. Kalau memang bisa seperti itu tentunya semua orang pasti mau dong. Dan kalau memang bisa seperti itu, kenapa harus saya berikan orang  lain, tentunya saya sendiri juga amat sangat mau. "Beli cabe aja dipasar harus pakai dhuwit, masak beli rumah ratusan juta sama sekali gak pakai dhuwit ? " Khan gak masuk akal. Lihat apa kata einstein : "Mikir donk !"
             
                 
              Memang tidak semua orang yang ikut seminar properti gagal, ada juga yang berhasil . Tapi tentunya mereka yang berhasil gak mungkin orang yang gak punya dhuwit donk !  Sedangkan ikut seminar aja harus bayar mahal , gak ada yang gratis. Kalau ada yang bikin seminar gratis , tempatnya di Hotel mewah, dapat makan enak, mungkin saya baru percaya . Namun bukannya saya menganggap semua seminar tidak bagus dan tidak bermanfaat atau tidak rasional. Banyak juga seminar yang memberikan ilmu pengetahuan dan memberi hasil banyak bagi kita. Yang penting kita harus pandai-pandai dan hati-hati dalam memilih seminar yang akan kita ikuti. Selanjutnya terserah anda yang menilai : "Apakah seminar properti yang saya maksudkan diatas membuat anda tambah pintar atau semakin bodoh ????"
             
                 Wassalam. Semoga bermanfaat